Aceh Utara - Komitmen Kodim 0103/Aceh Utara dalam membuka keterisolasian wilayah dan membangkitkan roda perekonomian masyarakat terus dibuktikan secara nyata. Pembangunan Jembatan Perintis di Desa Krung Mbang, Kecamatan Geudong Pase, Kabupaten Aceh Utara, kini pengerjaannya makin intensif dan menunjukkan progres yang signifikan. Minggu (6 September 2026).
Jembatan yang dirancang membentang sepanjang 106 meter dengan lebar 1,2 meter dan tinggi 3 meter ini menjadi akses vital yang sangat dinantikan. Kehadirannya kelak akan menjadi urat nadi baru bagi warga setempat untuk mengangkut dan mengeluarkan hasil perkebunan agar lebih cepat serta efisien menuju pasar.
Mewakili Koramil 27/Geudong Pase, Babinsa Desa Krung Mbang Serka Eko Supriyono turun langsung ke lapangan memimpin sekaligus membakar semangat warga. Sinergi dan semangat gotong royong antara prajurit TNI dan masyarakat lokal terlihat sangat kental dalam setiap tahapan pekerjaan yang penuh tantangan.
Saat ini, capaian fisik pembangunan Jembatan Perintis tersebut telah menembus angka 55 persen. Fondasi utama berupa pengecoran abutment (pangkal jembatan) baik di sisi tepi dekat maupun tepi jauh dengan spesifikasi panjang 2 meter, lebar 3,5 meter, dan tinggi 3 meter telah rampung dikerjakan dengan kokoh.
Memasuki tahap krusial hari ini, tim di lapangan fokus pada proses pengelasan tiang pilon serta penarikan tali seling utama. Tampak dalam dokumentasi, Serka Eko Supriyono bersama warga saling bahu-membahu menahan dan menarik kawat seling baja berukuran besar di tepi sungai demi memastikan bentangan jembatan terpasang presisi dan kuat.
Melalui pembangunan akses penyeberangan ini, Kodim 0103/Aceh Utara berharap tingkat kesejahteraan para petani di Desa Krung Mbang dapat meningkat pesat. Kehadiran Jembatan Perintis ini menjadi bukti konkret kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menyelesaikan berbagai kendala infrastruktur di pelosok desa.(Wawan).
Red-Spyd

0 Komentar