Aceh Utara - Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III di wilayah Kodim 0103/Aceh Utara kini memasuki babak akhir. Jembatan gantung ini dibangun untuk menghubungkan Dusun Biram di Desa Plu Pakam, Kecamatan Tanah Luas, dengan Dusun Pante Kiro di Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara. Rabu (9 September 2026).
Guna memastikan seluruh proses pengerjaan berjalan lancar dan aman, Babinsa Koramil 10/Tanah Luas, Sertu Suroto, turun langsung mengawal para pekerja di lokasi. Kehadiran Babinsa di lapangan menjadi wujud kepedulian TNI AD dalam mengawal percepatan infrastruktur penyeberangan yang menjadi dambaan warga di kedua kecamatan tersebut.
Hingga saat ini, progres fisik pembangunan telah mencapai angka 85 persen. Struktur penopang berupa abutment beton berukuran panjang 2 meter, lebar 5 meter, dan tinggi 4,5 meter di tepi sungai telah berdiri kokoh. Jembatan gantung ini dirancang memiliki panjang 70 meter, lebar 1,4 meter, serta berada pada ketinggian 2,8 meter dari permukaan air.
Fokus pekerjaan hari ini berpusat pada pemasangan papan kayu untuk lantai jembatan serta pengelasan dan pengecatan struktur tiang pilon baja dengan warna merah-putih. Pekerja bersama personel di lapangan tampak padu menyusun material lantai dan merapikan bagian atas pilon penahan seling.
Di sela-sela peninjauan, Sertu Suroto menyampaikan bahwa pendampingan ini dilakukan agar hasil pengerjaan benar-benar kuat dan presisi. "Pemasangan lantai dan finishing pilon ini kita kawal ketat supaya jembatan bisa secepatnya dimanfaatkan warga dengan aman, sehingga mobilitas harian dan aktivitas ekonomi antarkecamatan tidak lagi terhambat," ujarnya.
Masyarakat sekitar menyambut gembira pengerjaan yang sudah hampir selesai ini. "Dulu kalau mau ke Paya Bakong harus memutar jauh, sekarang dengan adanya jembatan dari TNI ini perjalanan jadi jauh lebih dekat dan mudah," tutur salah seorang warga setempat penuh syukur.(Wawan).
Red-Spyd

0 Komentar