Jepara - Polres Jepara | Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Jepara melakukan pemeriksaan makanan (food safety) di SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Cabang Jepara yang berada di Desa Banyuputih, Kecamatan Kalinyamatan, pada Jumat (8/5/2026) pagi.
Kegiatan ini dilakukan sebelum makanan disajikan, untuk memastikan kualitas dan keamanannya tetap terjaga.
Pemeriksaan dilakukan dengan dua cara, yakni uji kimiawi dan organoleptik. Menu yang dicek meliputi nasi putih, telur semur, tempe mendoan, tumis buncis, wortel, tauge dan melon.
Selain itu, tim juga melihat kandungan gizinya. Untuk porsi besar, menu tersebut mengandung energi 508,1 kkal, protein 21,1 gram, lemak 11,3 gram, karbohidrat 78,8 gram dan serat 3,2 gram. Sementara porsi kecil memiliki energi 358 kkal, protein 16,8 gram, lemak 10,3 gram, karbohidrat 49 gram dan serat 2 gram.
Dari hasil pemeriksaan fisik, seluruh menu dalam kondisi baik. Warna terlihat normal, aroma khas, dan rasa sesuai. Hasil uji organoleptik juga menunjukkan kelima menu tersebut layak untuk disajikan dan dikonsumsi.
Kepala Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Kasidokkes) Polres Jepara Penata Tk. 1 Sri Anik mengatakan, bahwa kegiatan ini rutin dilakukan untuk memastikan makanan yang dikonsumsi benar-benar aman.
“Kami pastikan makanan yang disajikan sudah melalui pemeriksaan, baik secara fisik maupun kimiawi. Dari hasil hari ini, seluruh menu dinyatakan aman dan layak dikonsumsi,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Jepara melalui Kasihumas AKP Dwi Praytina menyampaikan, bahwa keterbukaan informasi mengenai kesehatan dan kelayakan pangan di lingkungan Polres merupakan prioritas untuk membangun kepercayaan publik dan internal.
Ia menekankan bahwa pemeriksaan ini adalah bentuk komitmen Polri dalam menerapkan standar operasional prosedur yang ketat di setiap lini pelayanan, termasuk urusan logistik dan konsumsi.
"Dengan adanya pengawasan berlapis dari Sidokkes, memastikan bahwa seluruh fasilitas yang berada di bawah naungan Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Jepara selalu mengedepankan aspek higienis dan kesehatan," pungkasnya.
(hms)
Vio Sari
Red-Spyd

0 Komentar