BREAKING NEWS

10/recent/ticker-posts

Right Button

test banner SELAMAT DATANG DI WEBSITE PORTAL BERITA 'KAPAN LAGI"

Ribuan Masyarakat Wonosobo Yang Tergabung HMD GEMAS Gelar Aksi Longmarch



WONOSOBO, Massa yang terdiri dari Relawan SPPG, petani, pedagang, dan UMKM yang mengatasnamakan dirinya Himpunan Mitra Dapur Generasi Emas se Kabupaten Wonosobo melakukan aksi longmarch dukung program makan bergizi gratis dilanjutkan dan tatakelola Badan Gizi Nasional dibenahi, Rabu (08/07/2026).


Ribuan massa tersebut melakukan aksi dengan tertib dengan dikawal oleh kepolisian. Aksi longmarch dengan orasi damai dimulai dari jalan Merdeka Utara menuju ke Taman Plaza - Jalan A. Yani - mengitari Alun-alun Wonosobo dan berhenti kembali di Jalan Merdeka Utara. 


Orator meneriakkan dukungan Program MBG berkelanjutan, program kerakyatan yang merupakan program unggulan Presiden Prabowo tersebut telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Wonosobo. Diantaranya berhasil mengurangi angka pengangguran 4700 lebih, meningkatkan gairah UMKM lokal dan peternakan serta pertanian di Wonosobo.


Hendrawan selaku Korlap aksi sekaligus Ketua Bidang Advokasi HMD GEMAS menyatakan, 

" Sebagai motor penggerak yang mengawal jalannya program di lapangan Himpunan Mitra Dapur Generasi Emas (HMD-GEMAS) Kabupaten Wonosobo menegaskan komitmen mutlaknya untuk mendukung penuh keberlanjutan dan keberhasilan jangka panjang program MBG."


" Bagi HMD GEMAS, program ini adalah pilar strategis nasional yang tidak boleh gagal demi masa depan generasi bangsa." imbuhnya.


Saat Orasi Korlap Hendra berkata, " HMD GEMAS juga menyatakan dukungan penuh terhadap agenda pembenahan tata kelola yang tengah dijalankan BGN pasca kasus yang menjerat pimpinan sebelumnya, termasuk audit menyeluruh terhadap seluruh dapur SPPG dan penindakan terhadap mitra yang terbukti menyimpang dari prinsip kemanusiaan program ini. "


" Kondisi tersebut menurutnya  memerlukan solusi yang komprehensif agar pelaksanaan Program MBG tetap berjalan optimal, memiliki kepastian hukum, dan tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari." tegasnya.


Didepan awak media Hendra menyebutkan, " HMD_GEMAS juga mencermati masih adanya SPPG yang telah selesai dibangun, telah melakukan investasi, maupun telah menyelesaikan proses administrasi, namun belum dapat beroperasi karena berbagai kendala administratif maupun kebijakan. Kondisi tersebut berdampak terhadap keberlangsungan usaha, tenaga kerja, relawan, serta masyarakat yang telah mempersiapkan diri sebagai bagian dari ekosistem Program MBG."


Menyikapi hal tersebut kata Hendra, HMD_GEMAS menyatakan sikap dan mendesak 4 poin krusial sebagai berikut :


* Mendukung Keberlanjutan program MBG untuk Pembentukan Generasi emas 2045 dan pemerataan ekonomi kerakyatan.

* Mendorong peningkatan ekonomi lokal Jawa Tengah, melalui serapan penyediaan bahan baku berkualitas antar kabupaten/kota di wilayah Jawa Tengah.

* Mengakomodasi semua SPPG yang sudah terdaftar di website https://mitra.bgn.go.id/; khususnya SPPG Persiapan sebagai bentuk pemberian kepastian hukum operasional atau tidak SPPG Tersebut.

* Mendorong DPRD Kabupaten Wonosobo mengusulkan melalui DPR RI untuk melakukan pembentukan RUU yang mengatur program MBG.


Hendrawan juga menerangkan bahwa, HMD GEMAS Wonosobo

Solidaritas nyata dari para pekerja dapur, petani dan pemasok lokal, relawan, serta orang tua penerima manfaat, untuk menunjukkan besarnya dukungan akar rumput terhadap keberhasilan jangka panjang program MBG dan keberlangsungan layanan gizi anak Indonesia, sekaligus mengawal agar proses pembenahan BGN tetap berjalan secara inklusif dan transparan, tanpa mengorbankan ekosistem yang telah dibangun bersama."


“Makanan Bergizi adalah Hak Anak Indonesia, mari kita satukan barisan untuk mewujudkan Generasi Emas 2045." tutupnya.(Wawan). 



Red-Spyd



Posting Komentar

0 Komentar